9.11 Hari Pembakaran Al Qur’an?

Ternyata cuma kelakuan dari seorang yang ingin caper saja. Benarlah apa kata orang, kalo ingin terkenal dengan cepat, tebarkan saja kebencian terhadap agama lain. Buatlah novel Ayat2 Setan. Buatlah kartun melecehkan agama lain. Buatlah hari membakar kitab suci umat lain. Terbukti, cepat sekali seorang Salman Rusdy, Kurt Westegaard, Geert Wilders, atau yang terbaru saat ini yaitu Tery Jones menjadi bintang terkenal.

Pada stress dan pengen beken secara instant sebagai pemicu perang dunia ketiga rupanya! Don’t try this at hum, dear pals! Mending ikuti saja acara Indonesia Mencari Bakat!

Beginilah kalo seseorang tidak mempelajari logika dengan baik dan benar. Terjadi begitu banyak logic fallacy yg menyedihkan dari seorang pendeta (bukan pastur) yang merupakan pemimpin sekian banyak jamaat (50 orang aja sih sebenarnya).

Kesalahan berpikir yang paling fatal yang dialami makhluk itu adalah over general. Yap! Anggaplah benar, bahwa sebagianteroris di dunia ini adalah juga beragama Islam yang salah memahami ajaran Islam. Tapi sungguh sangat tidak layak hanya karena perbuatan segelintir persen muslim di dunia itu, lantas membalasnya kepada seluruh umat muslim sedunia yang tidak ikut-ikutan berpartisipasi dan bahkan ikut melaknat perbuatan itu. Itu perbuatan anak-anak. Mencerminkan ketidak-dewasaan sikap seorang pendeta.

Timothy McVeigh yang seorang tentara veteran dan beragama Katholik itu juga meledakkan bom yang membunuh lebih dari 150 orang. Atau teroris2 non muslim lainnya yang telah menimbulkan korban jiwa yang tidak sedikit di muka bumi ini? Apakah karena perbuatan beberapa orang itu lantas kita harus mendzalimi seluruh orang yg menganut agama yg sama (baca: bukan pemahaman atas agama tersebut yang sama).

Al Qur’an juga membahas tentang kesucian Yesus, Ibrahim, Ishaq, Yakub, bahkan Bunda Maria. Jika seorang pendeta ingin membakar Al Qur’an, itu berarti dia telah mengabaikan keseluruhan isinya. Itu berarti dia telah mengabaikan kesucian para manusia-manusia luar biasa tersebut. Aneh aja gitu loh!

Mengapa seorang yang berkeyakinan “bila orang memukul pipi kirimu, maka berikan pipi kananmu” bisa merencanakan hal2 anarkhis yang dapat menghancurkan kedamaian di seluruh dunia? Tidakkah dia akan berpikir bahwa idenya itu dapat menyulut amarah dari segala pihak?

Kekerasan terhadap musim di Amerika saat ini semakin menjadi-jadi, mungkin aja bisa menjalar ke daerah lain yang muslimnya adalah minoritas. Lalu kemudian akan mendapat balasan dari muslim yang menjadi mayoritas di suatu daerah kepada kaum non muslim yang minoritas. Apa keuntungan dari semua itu? Hanya perpecahan dan dendam semata. Kata teman gue, “gak solutif banged deh!”

Dunia kita memiliki banyak sekali agama, tapi cukup saya bahas agama2 samawi saja. Sedemikian banyak agama diturunkan tentu tidak untuk menimbulkan perpecahan, peperangan, atau kerusuhan! Saya sangat yakin, agama mana pun pasti dihadirkan oleh Tuhan Semesta Alam demi menciptakan suasana damai, baik di hati masing2 individu, juga di kehidupan sosial kita.

Lantas mengapa dengan alasan perbedaan agama atau bahkan hanya sekedar mazhab seringkali menjadi alasan kita untuk bertengkar dengan orang lain atau bahkan saling membunuh? Tidak bisakah perbedaan itu dihadapi dengan lebih baik dan bijaksana?

Saya tidak suka bila ga da angin ga da hujan, tiba2 ada yang menghancurkan tempat ibadah agama lain. Membakar kitab suci agama lain. Bahkan tokoh pujaan ajaran lain yang tidak kusukai pun tidak kulaknat di depan para pecintanya. Itu semua hanya demi menjaga kedamaian di muka bumi ini. Persatuan lebih penting dari apa pun juga. Karena tanpa hal itu, kita hanya bagaikan buih di lautan. Jumlahnya banyak, tapi cepat musnah saat tersapu ombak.

*mulai gak nyambung karena kantuk yang teramat sangat*

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s